Archive for July 31st, 2008
Uneg-uneg Cew…
dari pendekar cewe, biasane dia pake sebutan gitu. maklum beneran pendekar dia. liat aja koleksi pertarungannya dengan cowo penggombal (bukan termasuk aq si).
From: Setyoningsih, Arum
Tadi malam aku kirim bidadari untuk menjaga tidurmu. Eh, dia buru-buru
balik. Katanya, 'Ah, masa bidadari disuruh jaga bidadari?' --- Hoek!
Kalau kamu nanya berapa kali kamu datang ke pikiranku, jujur aja, cuma
sekali. abisnya, ga pergi2 sih! --- Najis Loh!
Sempet bingung jg, kok aku bisa senyum sendiri. Baru nyadar, aku lagi
mikirin kamu. --- WAKS!
Kalau suatu saat kamu hancurkan hatiku... akan kucintai kamu dengan
kepingannya yang tersisa. --- Hoeeek!
Berusaha melupakanmu, sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang
tak pernah kukenal. --- Hahaha nice one!
Kalau kamu ajak aku melompat bareng, aku ngga bakalan mau. Mending aku
lari ke bawah, bersiap menangkapmu. --- idih gepeng ntar!
Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa
menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu. ---
jitak!
Ga usah janjiin bintang dan bulan untuk aku, cukup janjiin kamu bakal
selalu bersamaku di bawah cahayanya. --- najooos..
Kalau kamu nanya mana yg lebih penting buat aku: hidupku atau hidupmu,
aku bakal jawab hidupku. Eits, jangan marah dulu, karena kamulah
hidupku. --- gyahahaha sakit perut..
Pertama ketemu, aku takut ngomong sama kamu. Pertama ngomong sama
kamu, aku takut kalau nanti suka sama kamu. Udah suka, aku makin takut
kalau jatuh cinta. Setelah sekarang cinta sama kamu, aku jadi bener2
takut kehilangan kamu. Kamu emang menakutkan! --- weeekkkk
Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk menangis, kau datang
membawa seribu alasan untuk tersenyum. --- getok pake kursi
Jika aku bisa jadi bagian dari dirimu, aku mau jadi airmatamu, yang
tersimpan di hatimu, lahir dari matamu, hidup di pipimu, dan mati di
bibirmu --- maksut loh?!
Orang bilang bulan itu indah...tapi aku bilang tidak. Orang bilang
planet venus itu cantik...tapi menurut aku tidak. Aku bilang bumi itu
indah dan cantik...karena ada kamu. --- lempar pake bedug mesjid!
tuh kan bener kalo dia beneran pendekar cewe. abis dirayu sana sini ternyata cuek bebek aja. gak tau ya kalo di hati nya. di mulut bilang gitu, tapi di hati lain.
wedew… begitulah menurutq cewe itu :p
Amerika, China, dan Indonesia
Ketika Tuhan memanggil George Bush, Hu Jintao, dan Jusuf Kalla
George Bush, Hu Jintao, dan Jusuf Kalla
Tuhan memanggil presiden tiga negara, AS, Cina, dan Indonesia, buat
dimarah-marahin. Dari Amerika muncul George Bush. Dari Cina datang
Presiden Hu Jintao. Dari Indonesia diutus Jusuf Kalla. SBY nggak
berani soalnya.
Setelah habis-habisan mencela tindakan pemimpin dunia ini, Tuhan
menyampaikan bahwa Ia sudah muak dan memutuskan dalam tiga hari dunia
akan kiamat. Tiga pemimpin ini disuruh kembali ke negaranya untuk
menyampaikan keputusan Tuhan.
Ketiga pemimpin pulang sambil putar otak, bagaimana menyampaikan kabar
buruk ini.
Di depan Kongres Amerika dan disiarkan langsung di TV, presiden Bush
mencoba, “Congressmen, ada kabar baik dan ada kabar buruk. Pertama
kabar baik: Tuhan itu benar-benar ada, seperti yang kita yakini. Kabar
buruk: Ia akan memusnahkan dunia ini dalam tiga hari…”
Hasilnya payah, kerusuhan dan penjarahan di mana-mana.
Di depan Kongres Partai Komunis Cina, Hu Jintao memodifikasi taktik
Bush, “Kamerad, ada kabar baik dan ada kabar buruk. Pertama kabar
baik: Ternyata Marx, Stalin, Ketua Mao, dan para pendahulu kita salah,
Tuhan itu benar-benar ada. Kabar buruk: Tiga hari lagi Ia akan
mengkiamatkan dunia ini…”
Hasilnya lumayan, orang Cina lari, heboh dan nangis ketakutan, dan
membanjiri tempat ibadah, mau bertobat.
Yang paling sukses Jusuf Kalla.
Di depan sidang paripurna DPR yang disiarkan langsung, ia tersenyum
sumringah. “Saudara sebangsa dan setanah air, saya membawa dua kabar
baik. Kabar baik pertama: Sila pertama Pancasila kita sudah benar,
Tuhan itu benar-benar ada. Kabar baik kedua: dalam tiga hari semua
masalah energi, pangan, kemiskinan, terorisme, dan penderitaan di
Indonesia akan segera berakhir….”
Sukses besar, pada pesta dangdutan dan pawai di mana-mana…








The article has
no responses yet